Beranda > Berita, Education, Marketing > THE TRUTH ABOUT SELLING

THE TRUTH ABOUT SELLING

(Part 1)
Selama beberapa tahun saya menjadi pembicara seminar dan pelatihan, orang orang
selalu bertanya kepada saya, “James, apa topik paling mutakhir dalam dunia
penjualan?” Tentu saja saya selalu berusaha memberikan hal-hal baru kepada peserta.
Untuk itu, saya harus selalu membaca buku, menghadiri banyak seminar dari pembicara
terkenal dan lain sebagainya.
Namun demikian, semakin banyak saya membaca buku dan belajar, semakin
sering saya menyadari dan mengerti satu kebenaran dalam dunia penjualan. The truth is:
There is nothing new about selling!
Kenyataannya, setelah Anda meninggalkan semua jargon dan istilah-istilah keren
dalam dunia penjualan, maka ada 4 aspek yang menurut saya penting dalam dunia
penjualan.

1. Selling is a process
Seperti halnya aktivitas lain, penjualan adalah sebuah proses. Penjualan adalah mata
rantai dari kegiatan-kegiatan lain. Jika Anda menjalankan rangkaian kegiatan dengan
benar, atau jika Anda menjalankan setiap tahap dalam proses penjualan dengan benar,
Anda memiliki kesempatan besar untuk dapat menjual dengan lebih baik.

2. Selling is a numbers game
Penjualan adalah permainan angka. Sebenarnya, penjualan didasarkan atas hukum
rata-rata. Lebih banyak prospek, lebih besar kesempatan Anda. Lebih banyak pelanggan
yang Anda temui, lebih besar peluang Anda. Lebih banyak Anda menawarkan, lebih
besar kemungkinan Anda melakukan closing. Lebih banyak pelanggan bahagia yang
Anda punya, lebih besar kesempatan bagi Anda untuk memperoleh referensi dari mereka.
Ini hanya masalah “semakin banyak… semakin baik”.

3. Selling is all about having good interpersonal communication & relationship
Penjualan adalah masalah kemampuan komunikasi dan membina hubungan. Kita
adalah makhluk sosial. Kita membuat keputusan lebih karena emosi dibandingkan
rasional (lihat “Marketing in Venus” dari Hermawan Kartajaya). Mari lihat alasan-alasan
seseorang menjadi nasabah sebuah perusahaan asuransi jiwa:

1. Membeli karena perusahaannya 20%
2. Membeli karena produknya 20%
3. Membeli karena agen asuransinya 60%

Kesimpulannya, jadi atau tidak seseorang membeli dari Anda sangat tergantung
dari apakah mereka suka atau tidak kepada Anda, menghargai Anda, mempercayai Anda,
menyayangi Anda, merasa memiliki kewajiban membeli dari Anda (karena Anda begitu
baik dan suka menolong, dia berhutang budi dengan Anda. Dia juga merupakan teman
baik Anda atau ayah/suami Anda, dan lain-lain). Ini karena interaksi yang Anda bangun
dan masalah komunikasi pribadi dengannya.

4. Selling is all about discipline
Penjualan adalah masalah disiplin. Inilah perbedaan antara penjual sukses dan
penjual yang tidak sukses: Successful sales people have learnt to do well the things that
unsuccessful sales people do not like to do.
Sudah bukan rahasia lagi, penjual yang sukses lebih disiplin dan mereka tetap
mengerjakan hal-hal yang seharusnya mereka lakukan (walaupun mereka tidak
menyukainya). Di sisi lain, penjual yang tidak sukses akan mencoba mencari 1001 alasan
untuk menghindar dari pekerjaan yang seharusnya mereka lakukan, karena mereka tidak
suka mengerjakan hal tersebut. Sales is often a case of doing what you have to do, not
only what you like to do.
Pada edisi depan, saya akan mengeksplorasi 4 faktor tersebut secara detil. Namun
dalam artikel ini saya akan berfokus pada proses.
Secara umum, sales process meliputi beberapa tahap:

Leads
Telephone
Rapport
Close
Delivery
Service
Step 1
Step 2
Step 3
Step 4 Step 6
Step 7
Step 8

THE SALES PROCESS THE SALES PROCESS
Presentation
Objections
Follow-up
Cross-sell

Step 5
Untuk berprestasi baik sebagai seorang penjual, Anda harus berprestasi baik pada
setiap tahap dalam sales process. Semakin baik Anda pada setiap tahap, semakin baik
kinerja Anda sebagai seorang penjual.
Mari kita eksplorasi setiap tahap secara rinci.
Tahap 1 – Leads & Referrals
“Leads” atau “petunjuk” bagi seorang penjual adalah darah yang mengalir di
dalam tubuh. Seorang penjual yang baik harus secara terus-menerus menciptakan
“petunjuk” baru. Ada beberapa cara untuk memperolehnya:

1. Dari teman/saudara.
2. Dari siklus pertemanan/relasi yang lebih luas (teman dari teman, teman dari saudara, saudara dari teman,
saudara dari saudara).
3. Dari orang-orang yang Anda temui setiap hari.
4. Referensi dari pelanggan Anda yang senang dan puas.

Dari keempat sumber petunjuk dan referensi, kelompok pertama dan terakhir
adalah kelompok yang paling menjanjikan. Penjual yang sukses akan selalu menciptakan
petunjuk untuk “masuk” dan referensi yang semakin berkualitas. Oleh karena itu,
pertanyaan juga menjadi sederhana:

1. Apakah Anda selalu memiliki petunjuk untuk “masuk”? Jika tidak, apa yang Anda harus
lakukan untuk memperolehnya?
2. Apakah pelanggan Anda sekarang secara aktif memberikan referensi kepada Anda?

Jika tidak, mengapa? Apakah mereka tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan?
Atau, apakah Anda memang tidak pernah meminta mereka untuk memberikan referensi?
Ingatlah, tanpa petunjuk baru, kinerja penjualan Anda akan semakin mengering.
Inilah alasan utama mengapa beberapa penjual terlihat begitu baik dalam dua tahun
pertama, dan kemudian kinerja mereka terus-menerus turun. Sementara, penjual lain
terlihat begitu baik dan semakin baik setiap tahun. Perbedaan utama adalah kemampuan
(atau ketidakmampuan) mereka menciptakan “leads” dan “referrals”.

Artikel ini di dapat dari James Gwee T.H., MBA Motivator kelas Dunia yang selalu bersemangat memberikan Motivasi.

Mr. James Gwee bisa membimbing kita melalui metode belajar online via internet. Dimana Belajar Online ini di khususkan bagi anda yang sibuk dan tidak sempat mengikuti seminarnya secara offline. Anda bisa melihat seluruh modul belajar online ini melalui website di www.seminarseumurhidup.com , mungkin artikel yang anda cari ada di dalamnya.

Download Ebooknya di Sini

Salam Marketing

  1. November 26, 2009 pukul 10:36 pm | #1

    halo,
    senang bertemu Anda melalui blog ini sy Agus Suhanto, tulisan yg bagus :)
    lam kenal yaa

  2. Desember 21, 2009 pukul 6:03 pm | #2

    Oke Om Agus

  3. arif
    Januari 18, 2010 pukul 2:32 pm | #3

    wah termakasih,blognya sangat bgs,dan membantu sya yg lagi belajar menjadi marketing,..

  4. Januari 29, 2010 pukul 3:47 pm | #4

    Trim’s mas Arif, Ebook nya nanti saya tampilkan…

  5. herik
    Agustus 21, 2010 pukul 9:50 pm | #5

    kpn di ada kan seminar lg…
    klo ada seminar saya minta di kabarin…
    via email / 02194255189, 081384001589

  6. November 19, 2010 pukul 4:04 am | #6

    Silakan kunjungi blog sehat di http://www.cintamakhlukvegan.wordpress.com/

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.