<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kursus Marketing</title>
	<atom:link href="http://kursusmarketing.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kursusmarketing.wordpress.com</link>
	<description>I&#039;am Marketing...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Dec 2011 16:26:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kursusmarketing.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/5019f3433853261b0a25b342fca2a52a?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Kursus Marketing</title>
		<link>http://kursusmarketing.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kursusmarketing.wordpress.com/osd.xml" title="Kursus Marketing" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kursusmarketing.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Jalan Dengan Keong (Renungan Para Marketing)</title>
		<link>http://kursusmarketing.wordpress.com/2011/12/30/jalan-dengan-keong/</link>
		<comments>http://kursusmarketing.wordpress.com/2011/12/30/jalan-dengan-keong/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 16:20:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kursus Marketing Blog's</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursusmarketing.wordpress.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[Jalan dengan Keong for everyone Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan. Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha keras merangkak, Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit Aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf, Serasa berkata : &#8220;aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !&#8221; Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=259&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jalan dengan Keong<br />
for everyone<br />
Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan.<br />
Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha keras merangkak,<br />
Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit<br />
Aku mendesak, menghardik, memarahinya,<br />
Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf,<br />
Serasa berkata : &#8220;aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !&#8221;<br />
Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka.<br />
Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal, merangkak ke depan.<br />
Sungguh aneh, mengapa Tuhan memintaku mengajak seekor keong berjalan-jalan.<br />
Ya Tuhan! Mengapa ? Langit sunyi-senyap<br />
Biarkan saja keong merangkak didepan, aku kesal dibelakang.<br />
Pelankan langkah, tenangkan hati&#8230;.<br />
Oh? Tiba-tiba tercium aroma bunga, ternyata ini adalah sebuah taman bunga.<br />
Aku rasakan hembusan sepoi angin, ternyata angin malam demikian lembut.<br />
Ada lagi! Aku dengar suara kicau burung, suara dengung cacing.<br />
Aku lihat langit penuh bintang cemerlang. Oh?<br />
Mengapa dulu tidak rasakan semua ini ?<br />
Barulah aku teringat, Mungkin aku telah salah menduga!<br />
Ternyata Tuhan meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga aku dapat<br />
mamahami dan merasakan keindahan<br />
taman ini yang tak pernah kualami kalo aku berjalan sendiri dengan cepatnya.<br />
&#8220;He&#8217;s here and with me for a reason&#8221;<br />
Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi,<br />
Haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu.<br />
Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat.<br />
Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya.<br />
Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan.<br />
Saat bertemu penolongmu,<br />
Ingat untuk bersyukur padanya.<br />
Karena ialah yang mengubah hidupmu<br />
Saat bertemu orang yang pernah kau cintai,<br />
Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih .<br />
Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih.<br />
Saat bertemu orang yang pernah kau benci,<br />
Sapalah dengan tersenyum.<br />
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.<br />
Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu,<br />
Baik-baiklah berbincanglah dengannya.<br />
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.<br />
Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai,<br />
Berkatilah dia.<br />
Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap ia bahagia ?<br />
Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu,<br />
Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu.<br />
Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu<br />
Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu,<br />
Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya.<br />
Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.<br />
Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup,<br />
Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu.<br />
Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kursusmarketing.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kursusmarketing.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kursusmarketing.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kursusmarketing.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kursusmarketing.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kursusmarketing.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kursusmarketing.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kursusmarketing.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kursusmarketing.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kursusmarketing.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kursusmarketing.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kursusmarketing.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kursusmarketing.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kursusmarketing.wordpress.com/259/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=259&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kursusmarketing.wordpress.com/2011/12/30/jalan-dengan-keong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4872c04f1bd47fe05718fee3d78064af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kursus Marketing Blog&#039;s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengatasi BAD MOOD</title>
		<link>http://kursusmarketing.wordpress.com/2010/01/29/mengatasi-bad-mood/</link>
		<comments>http://kursusmarketing.wordpress.com/2010/01/29/mengatasi-bad-mood/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 16:03:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kursus Marketing Blog's</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[bad mood]]></category>
		<category><![CDATA[manager]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[mood]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursusmarketing.wordpress.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Nih hari melelahkan banget ya.. mencoba komitment menjalankan apa yang disampaikan The Master tentang &#8220;Melawan Bad Mood untuk Success Closing&#8221;. Dasar pembahasan sebagai berikut, jika kita sudah menetapkan suatu rencana kerja dan pada saat jadwal rencana kerja tersebut tiba, sering terjadi seorang marketer mengulur waktu dengan berdiam diri, ngobrol ngalor ngidul, duduk-duduk diwarung kopi, dsb, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=245&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Nih hari melelahkan banget ya.. mencoba komitment menjalankan apa yang disampaikan The Master tentang &#8220;<strong>Melawan Bad Mood untuk Success Closing&#8221;</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Dasar pembahasan sebagai berikut, jika kita sudah menetapkan suatu rencana kerja dan pada saat jadwal rencana kerja tersebut tiba, sering terjadi seorang marketer mengulur waktu dengan berdiam diri, ngobrol ngalor ngidul, duduk-duduk diwarung kopi, dsb, dsb, bahkan malah PULMO (Pulang Molor). Biasanya ini terjadi karena marketer tersebut tidak siap secara skill maupun knowledge terhadap calon prospek yang akan dikunjunginya bahkan yang paling fatal adalah marketer tersebut tidak punya sense of bisnis terhadap calon prospek tersebut atau memang karena marketer tersebut malas, yah.. malas padahal segalanya sudah disiapkan matang-matang untuk rencana kerja tersebut. Kita ambil kata malas tersebut dan coba kita uraikankan menjadi kata BAD MOOD. Ada tips menarik mengenai hal ini dari guru saya sebut saja &#8220;The Master&#8221;. Berikut langkah-langkahnya yang akan diilustrasikan dengan suatu pekerjaan mencuci mobil dirumah yang akan dilakukan seorang manager di hari minggu yang notabenenya adalah saat santai bagi dia. Biasanya rasa malas pasti menghinggapi sang manager tersebut, &#8220;Hari minggu kok malah kerja juga (nyuci mobil), nyantai aja dulu ahhh, nonton unyil ama dede ahhh&#8221;, sang istri dengan konsisten mengingatkan terus untuk bapak segera lekas cuci mobilnya&#8230;&#8221;Ayooo, nanti keburu siang lhooo, panas khan..&#8221; Sambil ngegerutu sang manajer nyaut.. &#8220;Iya iya iya, bentar lagi, tanggung&#8221; dan hal ini terjadi berulang-ulang lho.. kalau kedua orang tersebut tidak sabaran malah bisa bertengkar karena hal tersebut (nyuci mobil) NAAHHH Ini Tips nya :</p>
<p><span id="more-245"></span></p>
<p style="text-align:justify;">1. Sang manager dengan niat gak niat (alias tanpa niat) ngeloyor ambil ember dibelakang dan membawa keteras depan ke aranh kran air halaman depan rumah, Cuurrrr kran dibuka ember ditaruh dibawahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Sambil ngeyel sang manager malah ngintip film unyil di kaca cendela depan, ups tapi ternyata air diember sudah penuh, pastinya sang manager lari dan mematikan keran.</p>
<p style="text-align:justify;">3. lakukan tanpa niat, ambil ember tersebut lalu siram mobil tersebut dengan rasa malas atau kesal atau apa saja lah, yang penting sirammm. dilakukan berulang dan tetap gak usah pakai niat.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kita bisa memakai istilah <strong>KEPALANG TANGGUNG UDAH BASAH MANDI SEKALIAN</strong>. Maksudnya dengan melakukan penyiraman berulang-ulang maka dipastikan baju sang manager akan basah kena percikan air, nah.. kalau sudah begitu masak iya sang manager balik nonton unyil lagi sambil basah-basahan bajunya (gak mungkin khan) paling-paling dia akan teruskan ambil sikat, sabun, lap dan dipastikan akan enjoy mencuci mobil nya walau TERPAKSA.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari cerita aneh ini The Master mau memberi pesan kepada saya bahwa mood gak akan datang dan gak akan bisa dicari diwarung kopi, ngobrol ngalor ngidul bahkan mood gak akan dateng kalau badan dibawa tidur (itu mah kedul kata orang cimahi). Mood akan datang jika kita <strong>Let&#8217;s Go TAKE ACTION</strong> walau dipaksain, dan itu lebih baik daripada menyesali waktu yang terlewatkan sia-sia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kursusmarketing.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kursusmarketing.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kursusmarketing.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kursusmarketing.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kursusmarketing.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kursusmarketing.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kursusmarketing.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kursusmarketing.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kursusmarketing.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kursusmarketing.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kursusmarketing.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kursusmarketing.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kursusmarketing.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kursusmarketing.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=245&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kursusmarketing.wordpress.com/2010/01/29/mengatasi-bad-mood/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4872c04f1bd47fe05718fee3d78064af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kursus Marketing Blog&#039;s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>THE SECRET (Part 1)</title>
		<link>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/12/21/the-secret-part-1/</link>
		<comments>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/12/21/the-secret-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 18:16:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kursus Marketing Blog's</dc:creator>
				<category><![CDATA[The Secret]]></category>
		<category><![CDATA[atraction]]></category>
		<category><![CDATA[daya]]></category>
		<category><![CDATA[sadar]]></category>
		<category><![CDATA[secret]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursusmarketing.wordpress.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini bukan bukan sebagai pengganti kepercayaan spiritual yang selama ini kita yakini. Artikel ini saya katagorikan sebagai pelengkap dalam proses meyakinkan diri kita terhadap sebuah kejadian dalam kehidupan kita. Baik, apakah itu…, ini lah yang saya maksud “The Law Of Attraction” = Hukum Daya Tarik. Yang di maksud disini adalah bukanlah hukum daya tarik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=230&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Artikel ini bukan bukan sebagai pengganti kepercayaan spiritual yang selama ini kita yakini. Artikel ini saya katagorikan sebagai pelengkap dalam proses meyakinkan diri kita terhadap sebuah kejadian dalam kehidupan kita. Baik, apakah itu…, ini lah yang saya maksud “The Law Of Attraction” = Hukum Daya Tarik. Yang di maksud disini adalah bukanlah hukum daya tarik yang berbentuk fisik seperti Gaya Tarik Medan Magnet Bumi, Matahari, Gravitasi dsb.., bukan.., bukan itu. Tetapi dalam hal ini adalah Gaya Tarik Menarik yang kita akan terapkan dalam alam bawah sadar maupun sadar di dalam pemikiran dan imajinasi kita.</p>
<p><span id="more-230"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Semua orang di dunia ini mau kaya, sukses, dapat penghargaan termasuk anda.., betul bukan..? tetapi dalam riset yang dilakukan ternyata hanya 1% populasi manusia di muka bumi ini yang ternyata menguasai 96% jumlah uang yang beredar di bumi ini kenapa, karena populasi tersebut mengerti cara untuk mendapatkan itu.. yaitu HUKUM DAYA TARIK. Ini adalah sebuah kalimat yang bermakna besar <strong>“Setiap hal-hal yang terjadi dalam hidup kita selama ini adalah akibat hasil dari pemikiran kita sendiri, baik secara sadar maupun tidak sadar kita telah memikirkan itu semua sehingga terjadi”.</strong> Kenapa ini terjadi, karena anda telah telah memikirkannya sebelum semua itu terjadi, contoh jika anda memikirkan hal-hal negative dalam hidup kita maka kejadian negative lah yang akan terjadi dalam hidup kita, dan kejadian tersebut ternyata 100% benar-benar terjadi cepat atau lambat. Mungkin anda akan bertanya, bahwa anda tidak pernah mau berfikiran negative sebagai contoh jika anda berniat untuk buka usaha maka anda tidak pernah mau mengalami kebangkrutan sehingga anda tidak pernah mau membayangkan sedikitpun mengenai hal kebangkrutan tadi, nah.. sampai disini sudah jelas…? Sekarang saya kuliti kalimat diatas, (harap baca perlahan-lahan dan di mengerti) “Kenapa orang yang berfikir tidak akan mau membayangkan bahwa usahanya yang akan dijalaninya itu akan terjadi kebangkrutan, sebenarnya dia sudah merencanakan sebuah kebangkrutan” WHY…., kita kembali lagi ke penjelasan mengenai Hukum Daya Tarik ini, bahwa hal-hal yang terjadi dalam hidup kita ini adalah sebagai hasil dari pemikiran kita baik <strong><span style="text-decoration:underline;">sadar maupun tidak sadar</span></strong>. Kata-kata sadar maupun tidak sadar ini yang akan menggiring tubuh dan fikiran kita dalam menjalani proses kehidupan tersebut, sebab anda sudah menanamkan kekhawatiran bahwa anda tidak akan mau bangkrut, nahhh.., jika itu yang terekam lekat dalam alam bawah sadar kita, maka sesungguhnya kita sudah menciptakan medan magnetic yang bersifat fikiran negatife dalam alam bawah sadar kita dan cepat atau lambat kebangkrutan itu akan nyata terjadi. Sampai disini apakah penjelasan ini sudah terbaca maksud dan tujuannya,,? Jika belum, mari kita lanjutkan intisari dari artikel ini…</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin anda bertanya “Kalau begitu, saya harus bagaimana..?”. Berikut kalimat yang didapat dari Budha “Apa yang terjadi dalam kehidupan kita sekarang ini adalah hasil dari buah pikiran kita dimasa lalu, dan apa yang akan terjadi dalam kehidupan kita esok adalah hasil dari buah pikiran kita dimasa sekarang ini”. Maka sebaiknya dalam menjalani kehidupan ini alangkah baiknya kita selalu menghilangkan kata-kata, pemikiran-pemikiran yang sifatnya negatife, dalam contoh diatas sebaiknya jangan memerintahkan alam bawah sadar anda dalam menyebutkan kata bangkrut walaupun kata yang dimaksud adalah saya tidak akan mau bangkrut atau amit-amit kalau bangkrut, dsb, dsb, sebab yang akan terekam dalam alam bawah sadar kita adalah hanya kata bangkrutnya saja, sedangkan kata attribute lainnya tidak akan terekam (saya tidak akan mau, amit-amit kalau) yang itu tidak akan terekam karena sifatnya bukan kata objek. Nah…, sudah mulai paham kan… Kita ambil contoh penerapan lawan katanya dalam proses perekaman yang sifatnya positif yang akan mempengaruhi secara positif pula kehidupan kita selanjutnya. Dalam contoh diatas dimana anda sedang ingin membuka sebuah usaha (berwiraswasta, wirausaha), sebaiknya anda selalu men drive alam bawah sadar dan alam sadar anda dengan kalimat/kata-kata yang positif, semisal “saya sudah cari modal mati-matian, maka saya harus <strong>sukses”</strong>. Kira-kira kata apa yang akan terekam dalam alam bawah sadar kita…..? ya.. BETULLL kata SUKSES yang akan terekam, dengan sering-seringnya anda ciptakan imajinasi-imajinasi mengenai indahnya kesuksesan yang akan anda alami dengan usaha tersebut maka, semakin terwujudlah kesuksesan tersebut dengan nyata dimasa yang akan datang. Anda tidak perlu khawatir harus memulai usaha anda dari sebelah mana dulu, sebab Hukum Daya Tarik ini akan bekerja memerintahkan keseluruhan organ tubuh anda untuk mengejar itu baik anda sadari maupun tidak anda sadari. Demikian sahabat artikel ini saya sharingkan kepada anda, bukan untuk mengajari, tetapi sebagai bahan renungan bersama. Artikel ini dikutip dari web <a href="http://www.marketingmanagements.com/" target="_blank">Medical Representative</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kursusmarketing.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kursusmarketing.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kursusmarketing.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kursusmarketing.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kursusmarketing.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kursusmarketing.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kursusmarketing.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kursusmarketing.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kursusmarketing.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kursusmarketing.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kursusmarketing.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kursusmarketing.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kursusmarketing.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kursusmarketing.wordpress.com/230/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=230&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/12/21/the-secret-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4872c04f1bd47fe05718fee3d78064af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kursus Marketing Blog&#039;s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>THE TRUTH ABOUT SELLING</title>
		<link>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/19/the-truth-about-selling/</link>
		<comments>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/19/the-truth-about-selling/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 03:14:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kursus Marketing Blog's</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[belajar online]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[EBook]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Selling]]></category>
		<category><![CDATA[THE TRUTH ABOUT SELLING]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursusmarketing.wordpress.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[(Part 1) Selama beberapa tahun saya menjadi pembicara seminar dan pelatihan, orang orang selalu bertanya kepada saya, “James, apa topik paling mutakhir dalam dunia penjualan?” Tentu saja saya selalu berusaha memberikan hal-hal baru kepada peserta. Untuk itu, saya harus selalu membaca buku, menghadiri banyak seminar dari pembicara terkenal dan lain sebagainya. Namun demikian, semakin banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=220&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Part 1)<br />
Selama beberapa tahun saya menjadi pembicara seminar dan pelatihan, orang orang<br />
selalu bertanya kepada saya, “James, apa topik paling mutakhir dalam dunia<br />
penjualan?” Tentu saja saya selalu berusaha memberikan hal-hal baru kepada peserta.<br />
Untuk itu, saya harus selalu membaca buku, menghadiri banyak seminar dari pembicara<br />
terkenal dan lain sebagainya.<br />
Namun demikian, semakin banyak saya membaca buku dan belajar, semakin<br />
sering saya menyadari dan mengerti satu kebenaran dalam dunia penjualan. The truth is:<br />
There is nothing new about selling!<br />
Kenyataannya, setelah Anda meninggalkan semua jargon dan istilah-istilah keren<br />
dalam dunia penjualan, maka ada 4 aspek yang menurut saya penting dalam dunia<br />
penjualan.</p>
<p>1. Selling is a process<br />
Seperti halnya aktivitas lain, penjualan adalah sebuah proses. Penjualan adalah mata<br />
rantai dari kegiatan-kegiatan lain. Jika Anda menjalankan rangkaian kegiatan dengan<br />
benar, atau jika Anda menjalankan setiap tahap dalam proses penjualan dengan benar,<br />
Anda memiliki kesempatan besar untuk dapat menjual dengan lebih baik.<span id="more-220"></span></p>
<p>2. Selling is a numbers game<br />
Penjualan adalah permainan angka. Sebenarnya, penjualan didasarkan atas hukum<br />
rata-rata. Lebih banyak prospek, lebih besar kesempatan Anda. Lebih banyak pelanggan<br />
yang Anda temui, lebih besar peluang Anda. Lebih banyak Anda menawarkan, lebih<br />
besar kemungkinan Anda melakukan closing. Lebih banyak pelanggan bahagia yang<br />
Anda punya, lebih besar kesempatan bagi Anda untuk memperoleh referensi dari mereka.<br />
Ini hanya masalah “semakin banyak… semakin baik”.</p>
<p>3. Selling is all about having good interpersonal communication &amp; relationship<br />
Penjualan adalah masalah kemampuan komunikasi dan membina hubungan. Kita<br />
adalah makhluk sosial. Kita membuat keputusan lebih karena emosi dibandingkan<br />
rasional (lihat “Marketing in Venus” dari Hermawan Kartajaya). Mari lihat alasan-alasan<br />
seseorang menjadi nasabah sebuah perusahaan asuransi jiwa:</p>
<p>1. Membeli karena perusahaannya 20%<br />
2. Membeli karena produknya 20%<br />
3. Membeli karena agen asuransinya 60%</p>
<p>Kesimpulannya, jadi atau tidak seseorang membeli dari Anda sangat tergantung<br />
dari apakah mereka suka atau tidak kepada Anda, menghargai Anda, mempercayai Anda,<br />
menyayangi Anda, merasa memiliki kewajiban membeli dari Anda (karena Anda begitu<br />
baik dan suka menolong, dia berhutang budi dengan Anda. Dia juga merupakan teman<br />
baik Anda atau ayah/suami Anda, dan lain-lain). Ini karena interaksi yang Anda bangun<br />
dan masalah komunikasi pribadi dengannya.</p>
<p>4. Selling is all about discipline<br />
Penjualan adalah masalah disiplin. Inilah perbedaan antara penjual sukses dan<br />
penjual yang tidak sukses: Successful sales people have learnt to do well the things that<br />
unsuccessful sales people do not like to do.<br />
Sudah bukan rahasia lagi, penjual yang sukses lebih disiplin dan mereka tetap<br />
mengerjakan hal-hal yang seharusnya mereka lakukan (walaupun mereka tidak<br />
menyukainya). Di sisi lain, penjual yang tidak sukses akan mencoba mencari 1001 alasan<br />
untuk menghindar dari pekerjaan yang seharusnya mereka lakukan, karena mereka tidak<br />
suka mengerjakan hal tersebut. Sales is often a case of doing what you have to do, not<br />
only what you like to do.<br />
Pada edisi depan, saya akan mengeksplorasi 4 faktor tersebut secara detil. Namun<br />
dalam artikel ini saya akan berfokus pada proses.<br />
Secara umum, sales process meliputi beberapa tahap:</p>
<p>Leads<br />
Telephone<br />
Rapport<br />
Close<br />
Delivery<br />
Service<br />
Step 1<br />
Step 2<br />
Step 3<br />
Step 4 Step 6<br />
Step 7<br />
Step 8</p>
<p>THE SALES PROCESS THE SALES PROCESS<br />
Presentation<br />
Objections<br />
Follow-up<br />
Cross-sell</p>
<p>Step 5<br />
Untuk berprestasi baik sebagai seorang penjual, Anda harus berprestasi baik pada<br />
setiap tahap dalam sales process. Semakin baik Anda pada setiap tahap, semakin baik<br />
kinerja Anda sebagai seorang penjual.<br />
Mari kita eksplorasi setiap tahap secara rinci.<br />
Tahap 1 – Leads &amp; Referrals<br />
“Leads” atau “petunjuk” bagi seorang penjual adalah darah yang mengalir di<br />
dalam tubuh. Seorang penjual yang baik harus secara terus-menerus menciptakan<br />
“petunjuk” baru. Ada beberapa cara untuk memperolehnya:</p>
<p>1. Dari teman/saudara.<br />
2. Dari siklus pertemanan/relasi yang lebih luas (teman dari teman, teman dari saudara, saudara dari teman,<br />
saudara dari saudara).<br />
3. Dari orang-orang yang Anda temui setiap hari.<br />
4. Referensi dari pelanggan Anda yang senang dan puas.</p>
<p>Dari keempat sumber petunjuk dan referensi, kelompok pertama dan terakhir<br />
adalah kelompok yang paling menjanjikan. Penjual yang sukses akan selalu menciptakan<br />
petunjuk untuk “masuk” dan referensi yang semakin berkualitas. Oleh karena itu,<br />
pertanyaan juga menjadi sederhana:</p>
<p>1. Apakah Anda selalu memiliki petunjuk untuk “masuk”? Jika tidak, apa yang Anda harus<br />
lakukan untuk memperolehnya?<br />
2. Apakah pelanggan Anda sekarang secara aktif memberikan referensi kepada Anda?</p>
<p>Jika tidak, mengapa? Apakah mereka tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan?<br />
Atau, apakah Anda memang tidak pernah meminta mereka untuk memberikan referensi?<br />
Ingatlah, tanpa petunjuk baru, kinerja penjualan Anda akan semakin mengering.<br />
Inilah alasan utama mengapa beberapa penjual terlihat begitu baik dalam dua tahun<br />
pertama, dan kemudian kinerja mereka terus-menerus turun. Sementara, penjual lain<br />
terlihat begitu baik dan semakin baik setiap tahun. Perbedaan utama adalah kemampuan<br />
(atau ketidakmampuan) mereka menciptakan “leads” dan “referrals”.</p>
<p>Artikel ini di dapat dari <a href="http://seminarseumurhidup.com/?id=kursusmarketing" target="_blank">James Gwee T.H., MBA</a> Motivator kelas Dunia yang selalu bersemangat memberikan Motivasi.</p>
<p>Mr. James Gwee bisa membimbing kita melalui metode belajar online via internet. Dimana Belajar Online ini di khususkan bagi anda yang sibuk dan tidak sempat mengikuti seminarnya secara offline. Anda bisa melihat seluruh modul belajar online ini melalui website di <a href="http://seminarseumurhidup.com/?id=kursusmarketing" target="_blank">www.seminarseumurhidup.com</a> , mungkin artikel yang anda cari ada di dalamnya.</p>
<p><a href="http://www.box.net/shared/59j2513zkg" target="_blank">Download Ebooknya di Sini</a></p>
<p>Salam Marketing</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kursusmarketing.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kursusmarketing.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kursusmarketing.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kursusmarketing.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kursusmarketing.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kursusmarketing.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kursusmarketing.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kursusmarketing.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kursusmarketing.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kursusmarketing.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kursusmarketing.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kursusmarketing.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kursusmarketing.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kursusmarketing.wordpress.com/220/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=220&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/19/the-truth-about-selling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4872c04f1bd47fe05718fee3d78064af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kursus Marketing Blog&#039;s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EVERYBODY SELLS DIFFERENTLY ! (Part1)</title>
		<link>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/17/everybody-sells-differently-part1/</link>
		<comments>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/17/everybody-sells-differently-part1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 16:23:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kursus Marketing Blog's</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[belajar online]]></category>
		<category><![CDATA[EVERYBODY SELLS DIFFERENTLY]]></category>
		<category><![CDATA[James Gwee]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivator]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursusmarketing.wordpress.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Just recently, I was invited to speak at a large Convention attended by more than 2000 life insurance agents from all over Indonesia. Since this was such a prestigious event, I wanted to give the audience – all of them life insurance agents, something special and relevant. So I researched some of the world’s greatest [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=210&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-family:TimesNewRomanPSMT,serif;"><span style="font-size:small;">Just recently, I was invited to speak at a large Convention attended by more than 2000 life insurance agents from all over Indonesia. Since this was such a prestigious event, I wanted to give the audience – all of them life insurance agents, something special and relevant. So I researched some of the world’s greatest life insurance agents to find out what they do to become so successful. What I discovered surprised me. Although there were many similarities between them, their approach and strategies were all </span><span style="font-size:small;">DIFFERENT ! And yet they are all so incredibly successful ! In this article, I would like to share with you what I discovered in my little “research”. Although the people I researched are in the life insurance business, I am sure that you will find many of the ideas universal and relevant to you. Happy reading ! </span></span><span id="more-210"></span></p>
<p><span style="font-family:TimesNewRomanPSMT,serif;"><span style="font-size:small;"><br />
</span></span></p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->Artikel ini di dapat dari <a href="http://seminarseumurhidup.com/?id=kursusmarketing" target="_blank">James Gwee T.H., MBA</a> Motivator kelas Dunia yang selalu bersemangat memberikan Motivasi.</p>
<p>Mr. James Gwee bisa membimbing kita melalui metode belajar online via internet. Dimana Belajar Online ini di khususkan bagi anda yang sibuk dan tidak sempat mengikuti seminarnya secara offline. Anda bisa melihat seluruh modul belajar online ini melalui website di <a href="http://seminarseumurhidup.com/?id=kursusmarketing" target="_blank">www.seminarseumurhidup.com</a> , mungkin artikel yang anda cari ada di dalamnya.</p>
<p><a href="http://www.box.net/shared/ou7cmf7r4z" target="_blank">Download Ebooknya</a> di Sini</p>
<p>Salam Marketing</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kursusmarketing.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kursusmarketing.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kursusmarketing.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kursusmarketing.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kursusmarketing.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kursusmarketing.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kursusmarketing.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kursusmarketing.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kursusmarketing.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kursusmarketing.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kursusmarketing.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kursusmarketing.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kursusmarketing.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kursusmarketing.wordpress.com/210/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=210&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/17/everybody-sells-differently-part1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4872c04f1bd47fe05718fee3d78064af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kursus Marketing Blog&#039;s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Peluang Bisnis Aesthetic Dermatolology</title>
		<link>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/16/peluang-bisnis-aesthetic-dermatology-untuk-bisnis-para-dokter/</link>
		<comments>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/16/peluang-bisnis-aesthetic-dermatology-untuk-bisnis-para-dokter/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 10:06:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kursus Marketing Blog's</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Aesthetic]]></category>
		<category><![CDATA[Aesthetic Dermatology]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Aging]]></category>
		<category><![CDATA[Artis]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Dermatology]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Selebritis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursusmarketing.wordpress.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[Bisnis Klinik Aesthetic merupakan bisnis yang sangat menggiurkan. Izinkan saya bercerita sedikit tentang Pendapatan seorang Klinisi Aestehetic, dari seorang pasien yang menjalani prosedur &#8211; prosedur aesthetic, Dr Aesthetic bisa mengeruk keuntungan bersih Rp 200.000,- hingga Rp1 juta. Itu baru sekali tindakan, Anda bisa bayangkan jika pasien tersebut menjalani beberapa kali sesi tindakan, kira-kira berapa yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=192&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisnis Klinik Aesthetic merupakan bisnis yang sangat menggiurkan. Izinkan saya bercerita sedikit tentang Pendapatan seorang Klinisi Aestehetic, dari seorang pasien yang menjalani prosedur &#8211; prosedur aesthetic, Dr Aesthetic bisa mengeruk keuntungan bersih Rp 200.000,- hingga Rp1 juta. Itu baru sekali tindakan, Anda bisa bayangkan jika pasien tersebut menjalani beberapa kali sesi tindakan, kira-kira berapa yang akan diterima oleh Dokter tersebut? Bagaimana sudah terbukakah pikiran Anda?</p>
<p>Tahukah Anda bisnis ini akan mempercepat pemasukan uang ke pundi-pundi uang Anda, karena setiap pasien yang datang ke Klinik Anda sudah pasti dari kalangan menengah ke Atas, bahkan bisa saja Artis/celebritis. Kenapa demikian? Karena mereka yang rela mengeluarkan uang untuk kebutuhan &#8220;kecantikan&#8221; mereka adalah orang yang mengeluarkan untuk keperluan <em>tersier/kuartener,</em> mereka..tidak lagi memikirkan bagaimana mereka memenuhi <em>kebutuhan primer</em> dan sudah bisa dipastikan pasien tsb adalah orang yang berduit.</p>
<p>Realitanya klinik-klinik Aesthetic yang dulunya kecil kini menjadi besar bahkan memiliki banyak cabang di berbagai kota , bahkan Ada yang memiliki Franchise yang ketika kita join harus membayar franchise fee Milyaran rupiah&#8230;&#8230; , bukan cuma itu sekarang ini perlahan namun pasti Klinik-klinik kecantikan mulai tumbuh di kota-kota besar.</p>
<p>Sekarang Pertanyaannya Maukah Anda menjadi Dokter Aestetician profesional yang berhasil yang meraup keuntungan di saat Bisnis ini akan booming?</p>
<p><a href="http://www.belajar-aesthetic-dermatology.com/?ref=sutan_hilmi" target="_self">Saya Link kan info ini dengan ahlinya, silahkan login aja ya&#8230; di situ semua lengkap lho&#8230;</a></p>
<p style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="center">
            <a target="_blank" href="http://www.belajar-aesthetic-dermatology.com/?ref=sutan_hilmi"><br />
            <img border="0" src="http://www.belajar-aesthetic-dermatology.com/images/banner_lima.gif" width="298" height="298"/></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kursusmarketing.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kursusmarketing.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kursusmarketing.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kursusmarketing.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kursusmarketing.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kursusmarketing.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kursusmarketing.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kursusmarketing.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kursusmarketing.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kursusmarketing.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kursusmarketing.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kursusmarketing.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kursusmarketing.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kursusmarketing.wordpress.com/192/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=192&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/16/peluang-bisnis-aesthetic-dermatology-untuk-bisnis-para-dokter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4872c04f1bd47fe05718fee3d78064af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kursus Marketing Blog&#039;s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.belajar-aesthetic-dermatology.com/images/banner_lima.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Keahlian TERBAIK dan TERBURUK Anda</title>
		<link>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/14/keahlian-terbaik-dan-terburuk-anda/</link>
		<comments>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/14/keahlian-terbaik-dan-terburuk-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 09:01:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kursus Marketing Blog's</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Brian Tracy]]></category>
		<category><![CDATA[EBook]]></category>
		<category><![CDATA[James Gwee]]></category>
		<category><![CDATA[Kursus]]></category>
		<category><![CDATA[Kursus Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursusmarketing.wordpress.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Dear sobat, dalam kesempatan ini saya akan memulai posting mengenai Kursus Marketing, dimana apa yang saya sajikan dalam kursus marketing ini bukan untuk meng claim bahwa saya mempunyai skill yang baik dalam marketing, tetapi saya mencoba sharing dengan beberapa &#8220;guru&#8221; saya mengenai hal marketing. Oke kita mulai saja posting Kursus Marketing yang pertama ini&#8230;, oh.. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=163&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a title="E Book " href="http://kursusmarketing.files.wordpress.com/2009/11/keahlian-anda.pdf" target="_blank"><img class="alignleft size-full wp-image-165" title="2" src="http://kursusmarketing.files.wordpress.com/2009/11/21.png?w=600" alt="2"   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Dear sobat, dalam kesempatan ini saya akan memulai posting mengenai Kursus Marketing, dimana apa yang saya sajikan dalam kursus marketing ini bukan untuk meng claim bahwa saya mempunyai skill yang baik dalam marketing, tetapi saya mencoba sharing dengan beberapa &#8220;guru&#8221; saya mengenai hal marketing. Oke kita mulai saja posting Kursus Marketing yang pertama ini&#8230;, oh.. ya, setiap artikel yang saya postingkan bisa didownload sebagai E Book dan sifatnya gratis lho&#8230; Salam&#8230;</p>
<p><span id="more-163"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pelajaran Penting dari Brian Tracy Saya menemukan ide yang sederhana dari Brian Tracy. Idenya sangatlah  sederhana, tetapi menurut saya sangat ampuh. Ide tersebut sangat relevan bagi semua orang, tidak hanya bagi mereka yang bekerja di bagian penjualan dan marketing, tetapi benar-benar relevan bagi semua orang. Ide sederhana ini juga relevan dan dapat diaplikasikan pada semua aspek kehidupan kita.  Jadi apakah ide yang sederhana tetapi “brilian” ini? Untuk dapat berhasil, Anda membutuhkan BEBERAPA MACAM keahlian. Keahlian TERBAIK Anda membawa Anda pada situasi sekarang. Keahlian TERBURUK Anda akan membatasi kesuksesan Anda. Marilah kita menganalisis kalimat-kalimat ini satu per satu. Untuk dapat berhasil, Anda membutuhkan BEBERAPA MACAM keahlian. Brian Tracy mengatakan bahwa untuk dapat berhasil di profesi manapun, kita akan membutuhkan beberapa macam keahlian. Sama halnya untuk setiap profesi. Coba pikirkan. Untuk menjadi seorang aktor yang sukses, Anda membutuhkan beberapa macam keahlian. Untuk menjadi seorang pembicara publik yang sukses, anda membutuhkan beberapa macam keahlian. Untuk menjadi seorang manajer yang sukses, untuk menjadi seorang pemain bola yang sukses, untuk menjadi seorang supir taksi yang sukses, untuk menjadi seorang petani yang sukses, Anda membutuhkan beberapa macam keahlian. Anda tidak dapat bertahan (apalagi menjadi sukses) dalam profesi apa pun di atas jika anda hanya mempunyai satu keahlian. Anda membutuhkan beberapa macam keahlian. Saya yakin, bahwa sekarang, Anda akan menyadari bahwa untuk menjadi seorang penjual yang sukses, anda juga harus mempunyai BEBERAPA MACAM keahlian. Kabar baiknya adalah dalam profesi apa pun, variasi macam keahlian ini hanyalah berkisar antara 5-7 buah. Jadi Anda tidak perlu untuk sangat, sangat menguasai 20 macam keahlian! Anda perlu untuk sangat, sangat menguasai 5-7 macam keahlian. Dalam profesi penjualan, macam-macam keahlian ini termasuk :</p>
<p><!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">• Kemampuan memprospek.<br />
• Kemampuan membuat janji lewat telpon.<br />
• Kemampuan menjalin hubungan yang akrab dengan orang yang Anda temui.<br />
• Kemampuan menemukan fakta-fakta yang ada.<br />
• Kemampuan mempresentasikan ide-ide Anda dengan efektif.<br />
• Kemampuan menangani keluhan dan<br />
• Kemampuan membaca sinyal-sinyal pelanggan yang akan membeli dan menutup penjualan.</p>
<p><a href="http://kursusmarketing.files.wordpress.com/2009/11/keahlian-anda.pdf">download</a></p>
<p style="text-align:justify;"><!--more-->Keahlian yang diperlukan kurang lebih sebanyak 7 macam.<br />
Sudah jelas, sebagai manusia, kita unggul dalam beberapa keahlian tertentu, dan lemah<br />
pada keahlian-keahlian yang lain. Kita tidak pernah, benar-benar, dan sangat-sangat<br />
menguasai SEMUA keahlian ataupun menjadi benar-benar buruk pada SEMUA keahlian.<br />
Kebanyakan dari kita unggul dalam beberapa keahlian dan lemah dalam beberapa<br />
keahlian yang lain.<br />
Itu adalah kalimat nomor 1. Sekarang mari kita menganalisis kalimat nomor 2.<br />
Keahlian TERBAIK Anda membawa Anda pada situasi sekarang. Anda telah<br />
mencapai posisi atau tingkat kesuksesan dalam karier/pekerjaan/perusahaan karena Anda<br />
menguasai beberapa keahlian dengan baik. Mungkin Anda adalah orang yang<br />
kompeten/unggul dalam beberapa dari keahlian berikut:<br />
• Kemampuan memprospek.<br />
• Kemampuan membuat janji lewat telpon.<br />
• Kemampuan menjalin hubungan yang akrab dengan orang yang Anda temui.<br />
• Kemampuan menemukan fakta-fakta yang ada.<br />
• Kemampuan mempresentasikan ide-ide Anda dengan efektif.<br />
• Kemampuan menangani keluhan dan<br />
• Kemampuan membaca sinyal-sinyal pelanggan yang akan membeli dan menutup<br />
penjualan.<br />
Karena unggul dalam BEBERAPA dari keahlian tersebut, Anda telah mencapai tingkat<br />
keberhasilan Anda yang sekarang atau saat ini. Inilah keahlian-keahlian yang telah<br />
membawa Anda pada posisi saat ini. Tanpa penguasaan yang baik dari keahlian-keahlian<br />
tersebut, Anda tidak akan sampai pada posisi Anda saat ini. Anda akan berada di bawah<br />
posisi Anda saat ini.<br />
Tetapi, bila Anda tetap bergantung dan menggunakan keahlian-keahlian yang sama<br />
dalam pekerjaan Anda sehari-hari, maka performance Anda TIDAK AKAN<br />
BERKEMBANG dan Anda akan tetap berada atau terpaku pada posisi Anda saat ini.<br />
Hal ini terjadi karena keahlian-keahlian tersebut telah membawa Anda ke posisi anda<br />
SAAT INI. Maka, bila Anda terus menggunakan keahlian yang sama ini, Anda juga akan<br />
terus-menerus hanya mencapai hasil yang SAMA. Itu saja. Anda tidak akan mendapatkan<br />
pengalaman ataupun perkembangan baru!<br />
Oke, kita telah menganalisis kalimat nomor 2. Sekarang mari kita menganalisis kalimat<br />
nomor 3.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita setuju bahwa keahlian terbaik kita telah membawa kita pada posisi sekarang dan bila<br />
kita tetap bergantung pada keahlian-keahlian yang sama ini terus-menerus, performance<br />
kita akan tetap terpaku pada tingkat yang sama dan tidak akan berkembang.<br />
Mengapa kita tidak dapat berkembang? Karena keahlian TERBURUK Anda akan<br />
MEMBATASI kesuksesan Anda.<br />
Ya. Kita tertahan dan dibatasi oleh keahlian terburuk kita. Kita semua mempunyai<br />
kelemahan di area tertentu. Ini adalah keahlian-keahlian yang mencegah kemampuan kita<br />
untuk mencapai hasil yang lebih baik. Maka jika Anda ingin berkembang, saya<br />
mempunyai 2 pertanyaan:<br />
• Di mana letak kelemahan Anda? Lebih penting lagi,<br />
• Apa rencana Anda dalam 6 bulan ke depan untuk mengembangkan atau<br />
memperbaiki kelemahan-kelemahan Anda?<br />
Bila Anda merasa tidak yakin, Anda dapat menggunakan hal berikut ini sebagai referensi.<br />
Ingat bahwa untuk menjadi seorang penjual yang sukses, Anda memerlukan BEBERAPA<br />
MACAM keahlian. Berikut adalah keahlian-keahlian yang sangat diperlukan oleh para<br />
penjual untuk dapat berhasil:<br />
• Kemampuan memprospek.<br />
• Kemampuan membuat janji lewat telpon.<br />
• Kemampuan menjalin hubungan yang akrab dengan orang yang Anda temui.<br />
• Kemampuan menemukan fakta-fakta yang ada.<br />
• Kemampuan mempresentasikan ide-ide Anda dengan efektif.<br />
• Kemampuan menangani keluhan dan<br />
• Kemampuan membaca sinyal-sinyal pelanggan yang akan membeli dan menutup<br />
penjualan.<br />
Jadi dari daftar di atas, di manakah letak kelemahan Anda. Begitu tahu di mana letak<br />
kelemahan itu, Anda akan menyadari bahwa Anda TIDAK DAPAT mencapai hasil yang<br />
lebih baik dan mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi karena Anda tidak menguasai<br />
keahlian-keahlian tersebut. Bila Anda berharap untuk dapat mengembangkan<br />
performance Anda, mendapat hasil yang lebih baik dan menikmati penghasilan yang<br />
lebih tinggi, maka Anda perlu untuk mengembangkan keahlian-keahlian tersebut di atas.<br />
Semakin cepat Anda mengembangkan keahlian-keahlian tersebut, semakin cepat pula<br />
Anda akan dapat menikmati performance yang lebih baik dan penghasilan yang lebih<br />
tinggi.<br />
Inilah hal yang luar biasa.<br />
Kebanyakan dari kita sudah mengetahui di mana letak kelemahan kita. Bila tidak secara<br />
eksplisit, setidaknya kita mengetahuinya di dalam hati kita. Walaupun demikian, kita<br />
tetap terus bergantung pada keahlian-keahlian terbaik atau terkuat kita untuk membantu<br />
dalam mencapai target penjualan dan BERTANYA-TANYA mengapa kita tidak mampu<br />
untuk mencapai hasil yang lebih baik! Ironis, bukan ?<br />
Jadi Anda serius ingin meningkatkan performance Anda untuk dapat menikmati<br />
penghasilan yang lebih baik, jujurlah pada diri sendiri:<br />
• Jujurlah dengan diri sendiri dan kenalilah kelemahan-kelemahan Anda.<br />
• Lakukanlah tindakan-tindakan yang spesifik dan konkrit untuk memperbaiki<br />
kelemahan tersebut.<br />
Bila Anda melakukan hal itu, katakanlah dalam waktu enam bulan ke depan, Anda akan<br />
menemukan bahwa masalah-masalah yang Anda temui dalam pekerjaan dan dengan<br />
pelanggan prospektif Anda akan semakin berkurang. Hal ini karena semakin Anda<br />
kompeten dalam perkerjaan, semakin mudah pula Anda bisa mengatasi masalah-masalah<br />
tersebut. Begitu keahlian Anda berkembang, masalah-masalah yang tadinya sulit, tidak<br />
menjadi masalah lagi karena sekarang sudah dapat Anda atasi dengan baik. Bila itu<br />
terjadi, tingkat stres Anda menurun dan Anda akan mulai mendapatkan hasil yang lebih<br />
baik. Hal terbaik dari semua ini adalah Anda akan mulai dapat menikmati pekerjaan<br />
Anda!<br />
Betapa indahnya—masalah yang berkurang, hasil yang lebih baik, penghasilan lebih<br />
tinggi dan dapat menikmati pekerjaan dengan lebih baik—semua karena Anda mampu<br />
mengenali kelemahan dan mengambil langkah-langkah spesifik untuk memperbaiki<br />
kelemahan tersebut. Usaha enam bulan untuk memperbaiki dan keuntungan yang didapat<br />
adalah seumur hidup! Sungguh ini adalah investasi yang layak untuk dilakukan.<br />
Sebuah konsep yang sederhana, sangat ampuh, sangat mungkin untuk diaplikasikan.<br />
Pertanyaannya sekarang&#8230; apakah ANDA akan BERTINDAK?<br />
Until then, Happy Selling!</p>
<p>James Gwee T.H., MBA 4</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kursusmarketing.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kursusmarketing.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kursusmarketing.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kursusmarketing.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kursusmarketing.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kursusmarketing.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kursusmarketing.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kursusmarketing.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kursusmarketing.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kursusmarketing.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kursusmarketing.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kursusmarketing.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kursusmarketing.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kursusmarketing.wordpress.com/163/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kursusmarketing.wordpress.com&amp;blog=8962181&amp;post=163&amp;subd=kursusmarketing&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kursusmarketing.wordpress.com/2009/11/14/keahlian-terbaik-dan-terburuk-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4872c04f1bd47fe05718fee3d78064af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Kursus Marketing Blog&#039;s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kursusmarketing.files.wordpress.com/2009/11/21.png" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
